Bandar Pokerq

Aslilamongan.com – Warga Borehbangkle, Merakurak, Di Arak Setelah Ketahuan Ngapelin Rumah Janda ,Sebuah kasus percintaan kembali membawa malu, di Desa Borehbangkle, merakurak tuban. Seorang laki-laki berinisial S (45) digerebeg warga saat sedang ‘bertamu’ di rumah seorang janda sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya) hingga larut malam, Sabtu (11/03/2017) lalu.

Kedua pasangan mesum itu, sudah diintai warga beberapa waktu lalu. Pasalnya, mereka seringkali ‘bergendak ria’ di rumah janda itu hingga larut malam. Sehingga membuat warga sekitar merasa gerah dan terganggu atas ulah tindak asusila yang dilakukan keduanya itu.

Malam itu, Sabtu tanggal 11 Maret 2017 yang juga malam minggu (malming), pria berinisial S (45) bertandang alias apel ke rumah janda yang berusia 32 tahun itu. Sementara, mereka tidak tahu jika sudah banyak warga yang mengintip hingga ‘menangkap basah’ kedua pasangan kumpul kebo itu, yang selanjutnya mengarak keduanya ke balai desa setempat.

Dihadapan anggota Polsek Mearkurak Bripka Sutikno, Babinsa, perangkat desa, tokoh masyarakat dan puluhan warga, mereka mengakui segala perbuatanya dan menyatakan tak akan mengulangi perbuatanya itu. Mereka berdua menyatakan bersedia mengakhiri ‘cinta terlarang’ yang telah dilakukannya sebab mereka bukan pasangan suami istri yang sah.

Baca Juga  Klenteng Kwan Sing Bio Tertinggi se Asia Tenggara

Sehingga, keduanya diminta untuk membuat surat pernyataan dengan bermaterai dengan catatan jika mereka tidak akan mengulangi perbuatanya lagi. Jika dikemudian hari keduanya ketahuan melakukan tindak asusila maka akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku.

Anggota Polsek Merakurak Bripka Sutrisno yang didampingi Babinsa setempat, yang turut melakukan mediasi antara pelaku dengan warga, mengatakan bahwa mediasi telah berjalan dengan lancar dan kedua belah pihak telah menerima dengan catatan-catatan.

“Pelaku sudah membuat pernyataan dengan bermaterai dengan tidak mengulangi perbuatanya. Keduanya akan mengakhiri hubungan perselingkuhan itu dan akhirnya mereka kembali ke rumah masing-masing, baik pria berinisial S (45) dan seorang janda (32) tahun itu. Termasuk, warga juga telah legowo dengan mediasi tersebut,” tegas Bripka Sutikno.