Sejarah dibalik genre Slam Death Metal Part 1

By Aslilamongan Posted On May 2, 2017

Aslilamongan.com – Sejarah dibalik genre Slam Death Metal Part 1,  Slam Death Metal adalah subgenre Brutal Death Metal yang lebih berfokus pada Beat Part Musik yang lambat atau midtempo dengan sentuhan yang kromatik, riff palm-mute – disebut juga sebagai “ Slam “ Pada akhirnya. Dibandingkan dengan gaya bermusik Brutal Death Metal pada lagu konvensi tremolo riff-nya terdengar lebih teratur, Hentakan Blastbeat dan solo gitar yang dirasa kurang begitu penting peranannya. Asal Muasal Genre ini diketahui berawal di New York scene.

Death Metal era 90-an (yang pada gilirannya membawa pengaruh dari Sound, Attitude dan Estetika New York Hardcore .ed ), di mana band-band seperti SUFFOCATION saat ini dianggap telah mempelopori penggunaan gaya slam riffing era album “ Effigy Of The Forgotten “ telah memulai karakteristik Gaya Slam Death Metal ini untuk pertama kalinya yang kental terdapat pada lagu “ Liege Of Inveracity “, namun penelitian ini masih terus berkembang untuk ditemukan kebenarannya. Kemudian Akhirnya diikuti Oleh INTERNAL BLEEDING dan DEVOURMENT masih sering dianggap sebagai band pertama dengan gaya bermain slam, karena mereka diketahui mempopulerkan banyak lagu-nya sebagai konvensi genre dan estetika visual. Kemudian Beberapa anggapan muncul kalau Karakter serupa juga dilakukan Oleh oleh EMBRIONIC DEATH, band asal Hampton Bays, New York yang eksis Tahun 1991 melepas demo ke-2 “Regurgitate the Dead “ tahun 1992, PYREXIA dengan “Liturgy of Impurity “ Demo tahun 1992 menjadi pencetus album Sukses Pertamanya “Sermon of Mockery “ Tahun 1993 dengan gaya kental slam pada Track “ Inhumanity “ lalu album ke-2 mereka “ System Of The Animal “ semakin lebih melebur ke gaya Hardcore yang kental ! kemudian AFTERBIRTH band Brutal Death Asal Long Island, New York merilis Rehearsal Tape tahun 1993 dianggap sebagai band pertama yang menggunakan karakter Vokal Guttural dalam Musik Slam Death Metal, laluSCATTERED REMNANTS
dari Massachusetts mengenalkan Demo pertamanya “Procreating Mass Carnage “ tahun 1994 mengenalkan gaya Bermain Slam Menarik, dan DYING FETUS pada sepak terjang awal via demo “Bathe in Entrails “ tahun 1993 diketahui kemudian memasukkan elemen slam Death Metal kental-nya sebelum akhirnya band ini lebih Kental elemen Groovy Fenomenalnya sebagai Trademark utama band. Kemudian REPUDILATION dengan Demo Pertama mereka “Purging of Impurity “ tahun 1996 menjadi The Next Internal Bleeding yang Lebih Groovy Sentuhannya. Dan secara bertahun setiap Tahun Evolusi Genre ini terus berjalan menjadi lebih Kompleks lagi dan Amrik disebut sebut adalah sebagai Ladang Subur pertumbuhan Genre Slam Death metal yang influentalis, Khususnya New York Area.

Advertising

Dan memang terlalu banyak jika gw harus menuliskan 1 persatu itu, karena perbedaan pandangan antara pengamat musik dan selera saja hehehe, namun bisa gw tambahkan lagi band2 setelah itu ada 420 dari Levittown, New York dengan “ Reality “ Demo Tahun 1998, DISGORGE dengan “ She Lay Gutted “, Kemudian setelah itu diakui band slam lainnya adalah termasuk Cephalotripsy dan Short Bus Pile Up. Dengan Gaya Vokal yang biasanya dengan Karakter Guttural Gurgling melalui Nada sangat rendah, Mendengkur, Mengorok atau Menggeram dipahami menjadi salah satu karakter terkuatnya genre slam, sering menampilkan Ritme vokal yang diilhami gaya yang sedikit Hip Hop yang Elemen ini sering muncul pada drumbeat-nya ( Baca “ Groovy “ .ed )
Genre ini kadang dibandingkan dengan konsep seperti Nu Metal akibat Penggunaan Konsep bermain riff yang atonal dan pengaruh rap, serta sentuhan yang deathcore karena vokal guttural menjadi sebuah focus Gaya Umum Seorang Cowok Banget ( tapi Kenyataannya sering Berubah saat ini, Seorang Vokalis dengan Guttural Vokal Juga dimainkan oleh Seorang Wanita seperti Cerebral Bore. Ed )
Slamming Brutal Death Metal adalah Subgenre Brutal Death Metal yang berfokus pada gaya ‘mosh’ nya (Slamming) Ketimbang gaya Blastbeat-nya.

Sejarah dibalik genre Slam Death Metal Part 1Genre yang dimulai pada tahun 1991 oleh ide yang cetuskan pertama kali oleh Internal Bleeding, namun tidak mendapat sebbuah Pengakuan resmi sebagai Sub Genre Death Metal sampai tahun 1995 ketika band ini meriis album Full Pertamanya “ Voracious Contempt “ sebagai penemuan Konsep Baru band setelah melewati 3 Demo sebelumnya “The One Dollar Demo, Invocation of Evil dan Perpetual Degradation “ sejak Band ini terbentuk tahun 1991. Ini masih belum cukup bagi sebagian besar penggemar untuk kemudian menyebutnya sebagai Slamming Death metal kemudian pada akhirnya Internal Bleeding Sempat Membuat Yel yel sendiri sebagai “ TOTAL FUCKING SLAM “ pada beberapa Media Flyer yang saat itu menjadi Sarana Publikasi Paling Ampuh era 90-an untuk mereka sebarkan. Namun Devourment mengubahnya lagi dengan gaya yang lebih baru saat pertama merilis Demo “ Impaled “ pada Tahun 1997 dan membuatnya menjadi genre yang sangat terbuka untuk dikembangkan lagi hingga meledaknya album fenomenal terbaik sepanjang Slamming Album Death Metal Internasional, “ Molesting The Decapitated “ ! kemudian setelah itu Generasi Penerus Slam Death Metal Baru setelah Internal Bleeding muncul nama DEHUMANIZED sebagai salah satu Icon Penting selanjutnya dengan Album Pertama mereka “ Prophecies Foretold “ tahun 1998 cukup sukses mempengaruhi perkembangan Slam dengan sentuhan Padat Groovy breakdown Beat Headbang ! bahkan track “ Fade To Obscurity “ seakan menjadi Anthem Groovy Slam fanatic disetiap panggungnya. Sejarah dibalik genre Slam Death Metal Part 1
Lalu Genre ini telah melakukan evolusi lagi menjadi berbagai sub-genre yang masih terus berkembang tidak menjadi genre yang pakem hari ini karena seringnya mendapat pengaruh2 bermusik yang semakin modern. Yang pertama mencetuskan tentunya adalah kehadiran sosok Devourment pada tahun 1997 yang disebut sebagai The Most Slamming Brutal Death Metal dengan focus utama pada genre deathgrind daripada yang asli-nya seperti yang diusung oleh Internal Bleeding. Kemudian tahun 1997 Band Slamming Death Metal asal Jepang, INFERNAL
REVULSION menyebutnya sebagai “ Wigger Slam “.

ejarah dibalik genre Slam Death Metal Part 1Beberapa Waktu kemudian dipopulerkan oleh ENTORTUREMENT ( nama Baru sebagai Reinkarnasi Band Bernama BEARDED FETUS yang dibentuk oleh mantan Bassis Internal Bleeding, Jay Carbone bareng Drummer Brian Wishin yang mantan band Slamming Death Metal REPUDILATION .ed ) di Scene Amerika yang menyebabkan pertumbuhan Band Populer Generasi selanjutnya seperti lahirnya WAKING THE CADAVER dengan sentuhan Musik yang mengarah pada sentuhan yang bergenre deathcore. awalnya memang Penggunaan kata “ Wigger slam “ itu dimaksudkan untuk menjadi versi simple dari Devourment dan Internal Bleeding saja. Contoh yang paling utama dari ini adalah Band GOREVENT, VULVECTOMY dan SOILS OF FATE yang
melakukan Gaya Slamming yang lebih Baik dari sebelumnya.

Hingga Akhirnya Genre ini secara luas dikenal oleh Fans Scene Death Metal dan jika mendengar, kadang-kadang kesan diabaikan lebih dilakukan oleh para fans death metal. Banyak yang merasa hal ini hanya sebagai genre brutal death metal dengan pengaruh berat pada gaya Bermain musik yang cepat saja. Namun, beberapa pelaku musik tersebut tidak bisa hanya dimasukkan ke Genre brutal death metal sebagai genre yang yang unik untuk dihilangkan dari Genre Death Metal.

INTERNAL BLEEDING
“ TOTAL FUCKING SLAM “ Master, INTERNAL BLEEDING Berbasis di The Long Island, New York memang telah menjadi icon penting Perkembangan Slam Death Metal dengan menanamkan banyak Ketukan Slam dan Groovy Intens hampir disetiap ketukannya. Terbentuk sejak awal Tahun 1991 mencoba menemukan karakter Genre Metal baru dengan Hentakan ” Slam Metal”, lebih menjadi sebuah Karakter baru death metal yang berkonsentrasi untuk lebih menciptakan kebersamaan yang Indah pada Audience saat memberikan Total Support band pada setiap Performnya. Dan Ini kemudian menimbulkan asumsi Populer bahwa Internal Bleeding (IB) adalah sebagai Pelopor pertama untuk genre “ Slam Death Metal “ setelah nama besar Suffocation dan Pyrexia.

Setelah Bubarnya Band pertama dan Asli Frontman Gitaris Chris Perverlis, Autumn Reign, untuk pertama kalinya Chris mulai menggagas terbentuknya IB pada awal Tahun 1991 bersama dengan Drummer Bill Tolley dan Bassis Brian Hobbie, dimana saat itu adalah musim dingin, suatu hari Chris menemukan 300 Kaset Kosong dikampus lokal dimana Chris Ber-Kuliah tidak terpakai lagi. Lalu cuman hanya bermodalkan alat Perekam berkapasitas 4 Track, IB untuk pertama kalinya merekam Rilisan demo pertama “One Dollar Demo “, dan IB hanya menjualnya seharga 1 dollar yang akhirnya IB berhasil meludeskan Rilisan sederhana ke Rekan2 nya sendiri walo cuman dengan Kemasan Xeroxed Copied Cover aja. IB kemudian melengkapi Formasi selanjutnya dengan masuknya Gitaris Anthony Miola dan Vokalis Wallace Milton Untuk menggarap demo serius ke-2 “ Invocation Of Evil “ dengan kemasan lebih professional lagi yang secara mengejutkan telah terjual 5000 ribu kopi sehingga Pihak Wildrag Records tertarik untuk Merilis Ulang kemudian. Dan karena semakin banyaknya dukungan dan permintaan dari Fans IB,

akhirnya pun memaksa IB untuk melepas kembali Demo Ke-3 “ Perpetual Degradation “ Tahun 1994 kembali dimuntahkan meski IB harus menggarapnya tanpa seorang Vokalis sehingga Chris dan Bill sendiri yang mengisinya sendiri ! sehingga hal ini menjadi Jembatan Mulus bagi IB semakin melebarkan sayap Populeritasnya dikancah Extreme Metal dengan dengungan “ Total Fucking Slam “ nya menjadi lebih mewabah Era 90-an.

Menjajah beberapa Panggung hingga mengantar penampilan IB pertama di event Besar bergengsi seperti Milwaukee Metalfest mempertemukan mereka pertama kali dengan Pavement Music yang tertarik dengan sukses 3 demo mereka untuk dibuatkan 1 album full perdana IB tahun 1995 dengan title “ Voracious Contempt “ mengantar IB bisa Tour bareng Band Immolation dan Six Feet Under. Mengisi Posisi Vokal di album ini adalah Frank Rini yang Ikut Hingga Full Album Ke-2 sebelum dirinya mengundurkan diri dan bekerja sebagai seorang Sipir Di New York Dan kemudian Digantikan oleh Ray Lebron Mantan Vokalis Band Brutal Immortal Suffering. Album ini digarap oleh Enjiner dan Produser handal Scott Burn di Cove City Sound Studios, Glen Cove, NY Dengan Penjualan album yang mengesankan, Akhirnya IB dibuat sibuk dengan beberapa Rangkaian Tour dan Perform Panjang sepanjang tahun 1995 dan 1996. walaupun sempat Pihak Pavement Music dilanda Masalah finansial, yang akhirnya IB tetap bisa memuncratkan Full Album Ke-2nya “ The Extinction of Benevolence “ tahun 1997 yang materinya dikerjakan di Gateway Sound Recording W. Babylon, New York, album ke-2 ini pada bagian Hidden Tracknya menampilkan Black Sabbath medley A National Acrobat / Symptom of the Universe lawas-nya Black Sabbath pada menit ke 18:32.7. walau dengan kenyataan kemudian album ini jeblok dipasaran karena tidak didukung dengan Rangkaian Promo Tour maksimal berujung beberapa kali vakumnya aktifitas dalam tubuh IB.
Pada akhir tahun 1998, IB mencoba berkumpul kembali dan mulai fokus menulis lagu baru yang ujungnya menjadi materi Full Album Ke-3 mereka “ Driven To Conquer “ Pada Tahun 1999 dengan menggandeng Produser Brian Griffin ( mantan Gitaris Band Broken Hope yang kini eksis di band Death/Doom Metal Chicago, Illinois, Em Sinfonia bersama dengan beberapa Ex. Member Broken Hope Lainnya .ed ). Dan Track seperti “ Falling Down “ tetap menjadi Anthemic disini. ini adalah penampilan pertama mantan Gitaris New York Death Metal sejawat, Pyrexia, Guy Marchais yang kini lebih dikenal di tubuh Suffocation bergabung mantap diformasi album ke-3 ini.

Dan Kemudian pada Tahun 2000, IB memutuskan untuk berpisah dengan Pavement Music dan
selanjutnya IB pun teken kontrak dengan Olympic Recordings ( Sub Label Divisi dari Century Media Records .ed ) untuk merilis album kompilasi Karir Musik IB “ Alien Breed “ yang didalamnya mengkompilasikan 3 demo IB yang masih menjadi “ High Demand “ fans plus 1 lagu Baru “ Alien Breed “ sebagai Hit Track-nya.

Masalah kemudian mulai datang, ketika frontman Chris Perverlis Memutuskan untuk meninggalkan IB karena Dorongan masalah Keluarga dan Pekerjaan ( Chris dikenal juga yang membuat semua Artwork Kover Layout album2 IB dengan nama Perverlis Graphic .ed ). Kemudian Posisinya digantikan oleh Matt Ferrera AKA “Matty Bones “ dan menambah masuknya Gitaris Frank Buffolino menggantikan Posisi Anthony Miola serta penampilan Vokalis Jerry Lowe. Sebelumnya album ke-4 ini Chris sempat menulis lagu lagu yang dihadirkan awal pada Demo “ Pure American Fury “ menjadi Pemanasan pada album Ke-4 “ Onward to Mecca “ via Olympic Recordings Tahun 2004, dikerjakan di Full Force Studios, NY bareng Enjiner Terrance Hobbs yang kita kenal adalah Frontman Utama Suffocation serta Gitaris Joe Cincotta-nya Catastrophic sebagai Produser sempat mengisi Posisi Bass Pada salah satu lagu disini. a very well produced, punishing slab of pure heaviness that perfectly fused their deathmetal roots with NY style hardore !!. dan beberapa waktu Pasca Album Ini dirilis IB sering bongkar pasang formasi sehingga memutuskan drummer Bill Tolley untuk Mem-vakumkan IB dalam waktu yang tidak ditentukan. Dan Fans pun merasa sangat kehilangan dan dilanda rindu yang luar biasa sejak tidak aktifnya IB.
Kemudian berita menggembirakan selanjutnya datang pada Awal Tahun 2011, dimana Chris Pervelis memutuskan untuk kembali dalam tubuh IB, saat itu Chris langsung mengontak Drummer Bill Tolley sebagai Member2 tersisa dalam tubuh IB sejak Chris meninggalkan IB setelah Bassis Brian Hobbie untuk membangkitkan kembali IB. dan khabar ini langsung disetujui oleh Bill dan Brian lalu kemudian mengajak Bassis Jason Liff ( Karena Brian Hobbie sendiri memutuskan untuk berpindah posisi ke Gitar 2 .ed ) serta Vokalis Keith DeVito-nya ex-Catastrophic, ex-Pyrexia, dan ex-Accursed untuk melengkapi formasi “ Comeback “ nya IB dan membawakan kembali Track2 Klasik IB yang masih menjadi Anthemic Penting ! the band has set out to devastate everyone in their path. Dan Gebrakannya kembalinya the Godfather TOTAL FUCKING SLAM ini adalah dengan dirilisnya kembali secara Independen Album Kompilasi kedua “Heritage of Sickness “ Hasil Mastering dari Matt Kourie yang memuat Track Demo Klasik IB “Invocation of Evil “ dan “Perpetual Degradation “ serta rekaman Panggung Penampilan pertama IB di Event Akbar Mountains of Death festival di Switzerland pada Bulan Agustus 2011 lalu yang Memainkan track andalan “Ocular Introspection “ dan “Prophet of the Blasphemies “ menjadi Momen Sejarah Awal kembalinya IB di kancah Extreme metal !

DEHUMANIZED
“ ONE OF THE MOST UNDERRATED BANDS IN DEATH METAL HISTORY” (Dom Lawson, Metal Hammer UK ), Dehumanized has undoubtedly established a dominant, admirable position within the vast death metal spectrum. One cannot chronicle the relevance and allure of this extreme music genre without mentioning these NYC-born heavyweights of slam. Their indigenously unique method of combining breakneck speed and devastating groove has influenced countless numbers of successful death metal acts throughout the years.
Jawara Slam Groovy Death Metal Fantastik Terbaik New York Berikutnya ini terbentuk pada akhir Tahun 1995 oleh George Torres (drums), Rich Nagasawa (guitar), dan Mike Palacios (guitar), meski dengan formasi Trio diawal Karirnya, Dehumanized langsung memasuki Studio untuk merekam materi Demo EP pertama mereka “ Terminal Punishment ” Tahun 1996 selang terhitung 2 Bulan band sejak Terbentuk. Langkah selanjutnya, George Torres dan Rich memutuskan untuk merekrut Vokalis Mike Zuzio setelah Demo ini sebelumnya terekam tanpa seorang vokalis.

Ga lama lama setelah EP “ Terminal Punishment ” dirilis, reputasi Dehumanized pun seketika Melambung hingga langsung mereka di Tawari untuk membuka Band2 terkenal seperti Cannibal Corpse, Immolation, Brutal Truth, dan Six Feet Under. Selama proses perkembangan Karir band ini selanjutnya, Dehumanized menambah masuknya gitaris ke-2, Dave Zatuchney ( Ex. Immortal Suffering ) menggantikan posisi awal Mike Palacios dan masuknya Vokalis Jerry Barco menggantikan posisi Mike Zuzio, dan menambah lengkap formasi pada kekosongan Posisi bass dengan hadirnya Mike Chan.
Pada Akhir Tahun 1997, setelah masuknya Gitaris Tom Toscano ( ex-Umbilical Strangulation ) menggantikan posisi Dave Zatuchney, Dehumanized mulai menggarap materi awal album sejarah terbaik sepanjang karir band “ Prophecies Foretold ” yang menjadi album Terbaik sepanjang masa yang di produseri oleh Jean Christophe. Dan dilepas oleh Pathos Productions pada tahun 1998 kian melambungkan karir band sebagai salah satu Jawara Baru New York death metal terbaik di genre-nya sekaligus menobatkan Drummer George Torres sebagai iconic extreme drummers and projected Rich Nagasawa into the upper echelon of premiere shredders !!. dengan Track Fenomenal Anthemic dasyat wajib slammer “Fade Into Obscurity”, “Infinite Despair” serta “Prophecies Foretold “Catchy hooks and riffs were scattered throughout this masterpiece, not common in such a style of music !!
Ternyata tidak semulus sukses album ini melahirkan kontroversi baru yang mengakibatkan band ini mendapat beberapa pencekalan Perform-nya di klub-klub di mana mereka akan Tampil setelah melalui radio dan distribusi di seluruh dunia. Dan pada Suatu malam, sementara seorang co-hosting program radio untuk 89,5 WSOU, sempat mendapatkan ancaman serius dari seseorang yang tidak dikenal sebagai akibat Tendensi Reaksi Dehumanized terhadap musik black metal itu sendiri. Dan memang pada beberapa perform sebelumnya, Dehumanized seperti sedang melancarkan seruan Penentangan terhadap Musik Black Metal dengan aksi Corpsepaint member Dehumanized diatas panggung, dan hal ini ternyata berbuntut panjang.
Tidak lama setelah itu Karir ini berlangsung, Dehumanized menambah kembali member barunya dengan masuknya Sean Morelli pada posisi Bass untuk melanjutka Invansi Panjangnya di event besar amrik seperti Milwaukee Metalfest, Texas Grindfest, Ohio Deathfest, dan New Jersey Metalfest untuk sepanggung dengan nama2 besar seperti Suffocation, Morbid Angel, Deicide, Obituary, Cryptopsy, Vader, Broken Hope, Monstrosity, dan Nile, Tidak lama pula setelah itu Karir Vokalis Jerry Barco yang mengisi Raungan gahar era album Fenomenal “ Prophecies Foretold ”, tergantikan oleh hadirnya vokalis Josh Pratt (ex-Evilution, ex-420 ) pada awal tahun 2000, dimana saat itu juga Formasi Dehumanized pun mengalami pergoncangan hebat dengan Hengkangnya drummer George Torres yang memustuskan bergabung dengan Skinless dan Mortician, Dehumanized memutuskan untuk Vakum ! Pada Tahun 2004, akhirnya Torres dan Nagasawa memutuskan untuk melakukan reunion Kembali memberikan Fans hardcore dengan sentuhan tajam brutal death metal dengan menggaet Vokalis John Collett ( Success Will Write Apocalypse Across the Sky, ex-Gigan ), gitaris Paul Tavora ( Flesh Throne, ex-Feral ), dan Bassis Mike Hussey ( Kalopsia ) Dehumanized pun kembali menjajah beberapa panggung. Dan penampilan pertama mereka setelah Vakum selama 4 tahun adalah di Maryland Deathfest. Sempat menulis 2 lagu untuk EP baru dengan track “ Man vs Man ” & “ His Burden ”, Dehumanized memberikan Nuansa cita rasa baru untuk Fans band dan bisa sepanggung dengan Devourment, Skinless, All Shall Perish, Internal Bleeding, Malignancy. Namun saying tahun 2007, Formasi reunion ini tidak menunjukkan eksistensi dan Produktifitas seriusnya mengakibatkan Band ini mengalami masa vakum kembali dalam waktu yang tidak ditentukan dan Kancah metal pun mengabarkan berita ini kalau band ini memutuskan untuk BUBAR !!

Loading...

Menjadi perhatian serius atas desakan Fans mereka, akhirnya untuk ke-3 kalinya band ini memutuskan kembali lagi pada Tahun 2011 tepat saat Band Dying Fetus sedang mempromosikan EP barunya “ History Repeats…” dirilis pada event Maryland Death Fest yang salah satu lagunya meng cover track Monumental mereka “ Fade Into Obscurity ” sebagai Awal penampilan Dehumanized. Dan Hal inilah yang membuat Torres dan Nagasawa terketuk hati dan Adrenalin untuk kembali menghidupkan Dehumanized ! dan kembalinya mereka bersamaan dengan bangkitnya kembali Raksasa Slam Death Metal terkenal Internal Bleeding !

Dan Gitaris Paul Tavora memutuskan untuk kembali dalam tubuh band ini. Disusul setelah itu adalah bergabungnya vokalis Veteran Michael Centrone ( Between Two Evils, ex-Through the Discipline ) dan Bassis Anthony Cossu ( ex-Between Two Evils, ex-Feral ). Sepanjang kembalinya mereka ini kerap memainkan kembali track klasik andalan era “ Prophecies Foretold ”. menjadi penantian panjang band untuk merilis materi barunya “ Controlled Elite ” yang digarap di Full Force Studio pada Bulan Mei 2012 bareng enjiner Joe Cincotta melibatkan Bintang tamu musisi dari Terrance Hobbs dan Frank Mullen-nya Suffocation serta Mantan Vokalis lama, John Collett, dipercayakan sepenuhnya kepada Label yang dikelola oleh Steve Green-nya Lust Of decay, Comatose Music dan album ini dilepas pada 27 Nopember 2012 … and will seat Dehumanized back on their rightful throne as masters of the art of slam/death metal. Dan event kekejaman berikutnya adalah Goregrowlers Ball, Central Illinois Metalfest, dan New Jersey Deathfest termasuk penampilan mereka di Eropa pada NRW Deathfest, Jerman. Sejarah dibalik genre Slam Death Metal Part 1

May 2, 2017 - Posted by Aslilamongan - 1 Comment
Administrator Website Bernama Asli Akbar, Sudah menekuni dunia jurnalis sejak 3 tahun lalu, bersama dengan beberapa media online ternama lain. Dan sekarang mendirikan Aslilamongan.com untuk berbagi bagi warga lamongan